Layanan Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas, Beduai Sepi Peminat
SIARAN BERSINAR, Entikong: Program nasional Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diselenggarakan Puskesmas Beduai Kabupaten Sanggau, masih minim peminat. Namun saat ini, partisipasi masyarakat untuk layanan cuma-cuma ini masih sangat rendah.
Kepala Puskesmas Beduai, Banglades, menyampaikan bahwa program CKG ini sudah dibuka selama lima bulan lalu, terhitung sejak Februari 2025. Namun, antusias masyarakat belum terlihat.
“Kami akui, sejauh ini jumlah peserta yang mendaftar dan mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis masih sangat sedikit, peminat sangat rendah, kata Banglades, Jumat (1/8/2025).
Disebutkan Banglades, berdasarkan data yang tercatat, jumlah warga yang mendaftar untuk mendapatkan pelayanan CKG baru mencapai delapan orang. Mereka semua telah selesai menjalani proses pemeriksaan kesehatan.
“Kalau dilihat dari angka, ini jauh dari harapan, mengingat program ini sudah berjalan cukup lama dan seharusnya menjangkau lebih banyak orang, tapi partisipasinya sangat kurang,” ujarnya.
Lebih lanjut, kata Banglades, Puskesmas Beduai sendiri sudah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Berbagai sosialisasi sudah gencar dilakukan agar masyarakat mengetahui keberadaan program CKG ini, baik langsung dan melalui media sosial.
“Kita sudah memberikan sosialisasi, dengan berbagai cara, sampai melalui Posyandu-posyandu, menjangkau warga di pedesaan,” ucapnya.
Ditambahkan Bangladesh, pemeriksaan kesehatan gratis ini bisa menjadi langkah awal untuk mendeteksi dini berbagai penyakit, dan masyarakat bisa mendapatkan penanganan yang lebih cepat. Diperkirakan, di depannya, akan semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan program CKG ini.
“Ini untuk kita semua, partisipasi aktif dari warga sangat diperlukan untuk mensukseskan program nasional dan mewujudkan masyarakat yang lebih sehat,” tutupnya.






